PKK Diharapkan Susun Program Yang Realistis

PURBALINGGA, INFO- PKK Kabupaten Purbalingga diharapkan menyusun program yang realistis dan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Purbalingga, Ny. Anas Sumaryo saat memberikan sambutan pada acara rapat konsultasi TP PKK Kabupaten Purbalingga tahun 2019, Senin (11/2) di Pendapa Dipokusumo Purbalingga.

Dia mengatakan, TP PKK yang ada di Kecamatan harus mampu merancang dan menyusun suatu program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat sehingga tidak ada lagi suatu hal yang sia-sia. Menurutnya, suatu program harusnya suatu yang bisa diukur hasilnya dan merupakan sebuah kebutuhan di suatu wilayah binaan.

“Saya mohon rancangan program yang realistis saja. Sesuai kebutuhan apa yang ada di masyarakat sehingga tidak ada hal yang sia-sia dan tepat sasaran,” katanya.

Dia menekankan harus ada perubahan kehidupan di masyarakat sesuai dengan apa yang diprogramkan TP PKK. Dia menegaskan akan percuma adanya suatu perencanaan dan program jika tatanan kehidupan keluarga khususnya di Purbalingga tidak mengalami perubahan.

“Buat apa ada program kalau tidak ada perubahan. Saya ingin program yang inovatif dan tepat sasaran sehingga masyarakat bisa merasakannya secara langsung,” ujarnya.

Hal tersebut diamini pula oleh Erawati, pengurus TP PKK Kabupaten Purbalingga yang juga Kabid Kelembagaan dan Kerjasama Dinpermasdes Purbalingga. Era, begitu dia disapa mencontohkan adanya program yang kurang berjalan efektif seperti pembinaan wilayah untuk 33 Desa yang seharusnya menyerap data permasalahan yang ada di Desa tersebut namun data yang dibutuhkan tidak akurat.

“Saya mohon kalau kegiatan binwil (Pembinaan Wilayah) yang serius dan pengambilan datanya yang akurat. Binwil kan sudah diprogramkan di awal tahun jadi harusnya permasalahan data Desa ini sudah tidak ada lagi,” tuturnya.

Dia merekomendasikan kepada pengurus TP PKK Kecamatan maupun Desa jangan asal merekrut personil. Menurutnya, dia memantau selama ini para kader di lapangan direkrut karena asal mau dan bukan pada kompetensinya.

“Nanti rekrut kader lapangannya tolong yang benar-benar bisa dan menikmatinya. Jangan karena asal mau lalu direkrut,” pungkasnya. (KP-4)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *